TKQ/TPQ/RA Al-Falah

Home » hikmah » Danang Tri Prastiyo: Peneliti Muda dari Madrasah

Danang Tri Prastiyo: Peneliti Muda dari Madrasah

danangTubuhnya yang subur sesubur prestasinya. Di usia 15 tahun, Danang Tri Prastiyo sudah mengukir prestasi gemilang. Siswa kelas 3 Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Kediri, Jawa Timur, ini meraih juara pertama Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) 2008 bidang Ilmu Penelitian Sosial (IPS) tingkat SMP/MTs, pertengahan Agustus 2008 lalu. Keberhasilan itu menunjukkan, siswa lembaga pendidikan Islam pun bisa bersaing dengan siswa sekolah umum lainnya.

Bungsu dari tiga bersaudara putra pasangan Pariono dan Sumarti ini mampu meyakinkan dewan juri yang diketuai Wahyudin Latunreng saat mempresentasikan penelitiannya berjudul, ‘Pengaruh Peribahasa Jawa terhadap Ruang Gerak Perempuan di Desa Gondang, Kecamatan Plosoklaten, Kediri.’ Dari penelitian itu ia menemukan masih adanya peribahasa Jawa yang memojokkan perempuan di Desa Gondang. Misalnya, perempuan disebut aji godhong garing (kaum yang lemah) atau criwis-cawis (suka membicarakan orang lain). Peribahasa-peribahasa semacam itu dirasakan membatasi ruang gerak perempuan.

Danang melakukan penelitian ini bersama teman sekolahnya, Sandhi Adhi Baskara. Tidak kurang dari enam bulan keduanya meneliti. Proses penelitian menggunakan tahapan sebagaimana lasimnya penelitian sosial. Dimulai dari pengumpulan data, analisis data, sampai pada penyajian data. Tentu saja Danang dan Sandhi lebih dulu melakukan kajian pustaka, mencari bahan rujukan yang berkaitan dengan pokok bahasan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar angket, wawancara, dan observasi. Dari 1.352 populasi perempuan di desa itu, dipilih 57 orang sebagai sampel dan 3 orang pejabat pemerintahan desa.

Penelitian ini menemukan, peribahasa yang biasa memojokkan perempuan bisa berpengaruh negatif, tapi bisa pula sebaliknya. Danang mengatakan, bagi perempuan yang sadar akan kemampuan dirinya, ia akan lebih banyak merasakan akibat positif dari adanya peribahasa-peribahasa tersebut. “Ia akan lebih percaya diri karena tidak mau dianggap sebagai orang yang tidak punya kemampuan. Bagi perempuan yang kurang percaya diri akan menganggap peribahasa itu sebagai beban,” tuturnya.

Cara menanggapi peribahasa itu pun berbeda. Bagi perempuan yang merasakan pengaruh negatif, menurut Danang, mereka lebih memilih diam dan tidak menanggapinya sama sekali atau dalam arti menerimanya. “Perempuan yang mendapat pengaruh positif menanggapinya dengan cara berusaha keras untuk menunjukkan kemampuannya,” siswa kelahiran Kediri, 5 Agustus 1993, ini menguraikan penelitiannya.

Penelitian Danang bersama Sandhi juga menemukan pengaruh peribahasa Jawa di desa itu terhadap ruang gerak politik perempuan. Hal tersebut ditunjukkan dengan kurangnya kesempatan perempuan bekerja di kantor pemerintahan desa. Namun diakui, ruang gerak politik lebih dipengaruhi oleh sosialisasi keyakinan gender yang dilakukan oleh para tokoh agama dan masyarakat. Misalnya, perempuan selalu diwajibkan melayani kebutuhan suami atau anggapan untuk perempuan yang hanya bekerja di seputar ‘sumur, dapur, kasur’.

Danang mengaku ikut merasakan adanya ketertinggalan perempuan di Desa Gondang karena pengaruh peribahasa Jawa tersebut. Siswa yang gemar pelajaran IPS dan bahasa Indonesia ini mengatakan, peribahasa itu sangat berpengaruh, bahkan sampai ada yang tidak boleh ke luar rumah di malam hari.

Tapi, apa sesungguhnya yang mendorong kedua siswa madrasah ini meneliti masalah perempuan? Danang berujar, “Saya ingin mengangkat derajat perempuan.” Tak pernah terbayangkan sebelumnya, keinginan mengangkat derajat perempuan itu justru memberi kesempatan kepadanya untuk naik ke atas panggung, menerima hadiah sebagai pemenang pertama LPIR 2008.bur

sumber: www.republika.co.id


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: